Wajib Tahu Biaya Ekspor Barang Ke Luar Negeri, Agar Kiriman Lancar

Mungkin masih ada sebagian produsen UMKM yang mengira bahwa eksporhanya dilakukan oleh perusahaan besar. Jangan salah, karena sekarang siapa pun bisa mengekspor hasil produksinya ke luar negeri.

Banyak sekali para peserta UMKM yang telah mengekspore barangnya ke luar negeri. Baik itu dalam bentuk minuman atau makanan, kerajinan tangan hingga fashion dan kosmetik. Seperti contoh mereka yang mengekspor jenis makanan ke luar negeri, kegiatan ini dilakukan bukan hanya untuk memperkenalkan produk saja melainkan untuk memberikan kemudahan warga Indonesia yang tinggal di luar negeri.

Biaya Ekspor Barang Ke Luar Negeri

Dalam artikel ini akan dibahas tentang aturan baru biaya ekspor barang ke luar negeri.Semua aturan ini dibuat agar ekspor barang ke luar negeri menjadi semakin lancar. Dan untuk mempermudah serta memperbanyak pihak produksi UMKM untuk melakukan ekspor barang.

Isi Aturan Baru Pemerintah Tentang Biaya Ekspor Barang Ke Luar Negeri

Karena untuk mengekspor barang ada beberapa hal yang harus dipenuhi, maka hadirlah peraturan pemerintah khusus tentang kebijakan dasar pembiayaan ekspor nasional. Beberapa peraturan baru yang dikeluarkan oleh pemerintah ini semata untuk mempermudah proses ekspor barang ke luar negeri. Berikut adalah beberapa hal yang diatur oleh pemerintah:

Strategi Pembiayaan Ekspor

Strategi biaya ekspor barang ke luar negeri ini dibuat agar kegiatan ekspor dapat menghasilkan devisa serta menghemat devisa dalam negeri. Selain itu strategi ini dibuat agar semakin banyak terjadi kegiatan ekspore ke luar negeri. Sehingga produksi barang nasional pun akan semakin besar dan meningkat.

Pelaksanaan Pembiayaan Ekspor Dilakukan Oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia

Lembaga ini merupakan lembaga yang menunjang tersedianya fasilitas segala jenis pembiayaan, asuransi dan jaminan barang ekspor. Pelaksanaan ini juga mempunyai fasilitas untuk jenis konsultasi dan segala jenis kegiatan lain yang dilakukan lembaga pembiayaan ekspor Indonesia.

Bentuk Hubungan Kelembagaan

Dalam aturan baru biaya ekspor barang ke luar negeri, LPEI bersinergi sebagai pemangku kepentingan dalam segala kegiatan yang mencakup kegiatan ekspor. Misalnya saja LPEI bertugas sebagai lembaga keuangan untuk pemerintah pusat dan daerah. Atau bertugas sebagai Eximbank dan Export Credit Agency untuk negara lain.

Semua Aturan Tersebut Dibuat Untuk Ditujukan Kepada Para Pelaku Usaha Berikut:

  • UMKM Yang Berorientasi Ekspor Dengan Nilai Penjualan Berkisar Diangka 50-500 Milliar Per-tahun.
  • Koperasi
  • Pelaku Usaha Yang Melakukan Kegiatan Ekspor Langsung atau Direct Export
  • Pelaku Usaha Yang Tidak Melakukan Kegiatan Ekspor Langsung atau Indirect Export
  • Badan Usaha Yang Dibangun Dalam Rintisan atau StartUp

Seperti yang telah disebutkan diatas bahwa LPEI bertugas sebagai pemberi pembiayaan asuransi, dan penjaminan. Jadi, LPEI dapat membantu kebutuhan yang diperlukan oleh ekportir seperti penyertaan modal dan melakukan restrukturisasi agar ekspor barang semakin berkembang.

Artinya dengan adanya aturan baru pemerintah tentang biaya ekspor barang ke luar negeri,eksportir harus berhubungan dengan LPEI agar semua kegiatan ekspor barang berjalan lancar.